500 Rumah TKI Resmi Dibangun

Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri saat peletakan batu pertama perumahan untuk TKI, Senin (18/12/2017). (Foto: Kementerian Ketenagakerjaan)

PONOROGO, KompasProperti – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri melakukan peletakan batu pertama perumahan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Ponorogo, Jawa Timur, Senin (18/12/2017).

Sebagai bagian dari peringatan Hari Pekerja Migran Internasional, sebanyak 500 rumah akan dibangun dengan tipe 36/74 dan 45/84. Untuk tahap pertama, rumah yang dibangun sebanyak 50 unit.

“Kebetulan rumah ini inisiatif dari kelompok TKI purna yang bekerja sama dengan pihak swasta dan perbankan,” ujar Hanif di lokasi proyek, Senin (18/12/2017).

Ia mengatakan, Ponorogo merupakan lokasi kedua perumahan TKI. Sebelumnya, sebanyak 132 rumah TKI telah dibangun di Madiun.

Dukungan pemerintah sendiri, kata Hanif, dilakukan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan bisa dimanfaatkan oleh para TKI yang sudah menjadi anggota untuk mengakses perumahan,” jelas Hanif.

Adapun program perumahan ini merupakan investasi para TKI yang tengah bekerja di luar negeri, antara lain Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.

Para TKI ini mengirimkan sejumlah uang yang dikelola kolektif oleh Lembaga Peduli Buruh Migran untuk dikembangkan menjadi perumahan para keluarga TKI.

Dengan harga Rp 172 juta-Rp 250 juta, uang muka yang disyaratkan adalah Rp 10 juta. Sementara cicilan per bulannya sebesar Rp 900.000.

Selain peletakan batu pertama dan penyerahan kunci untuk 132 keluarga TKI oleh Hanif, pada hari yang sama juga ada 122 desa yang ikut memperingati Hari Pekerja Migran Internasional.

Desa-desa tersebut merupakan desa kantong TKI di beberapa daerah Indonesia yang menjalankan program Desa Migran Produktif (Desmigratif).

Kompas.com – 18/12/2017, 14:33 WIB
Penulis: Arimbi Ramadhiani
Editor: Hilda B Alexander

Leave a Reply