2 TKI Lumajang Ditembak Mati Polisi Malaysia Berdokumen

Lumajang (beritajatim.com) – Pemulangan dua jenazah TKI asal Lumajang yang ditembak mati Polisi Diraja Malyasia yakni. Hasbullah (25) warga Dusun Krajan, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso dan Sumardiono (35) warga Dusun Krajan Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang.

Jenazah dipulangkan ke tanah air atas upaya dari LSM Peduli Buruh Migran yang berkantor di Jakarta bekerjasama dengan BNP2TKI dan Kementerian Luar Negeri.

“Kami mendapati laporan dari Lumajang, terus kita tindak lanjuti soal pemulangan jenazah,” kata Koordinator, LSM Peduli Buruh Migran, Lily Pujiati yang mendampingi jenzah Hasbullah, pada wartawan, Jum’at(22/06/2012) malam.

Dia mengatakan, Hasbullah salah satu dari tiga TKI asal Lumajang yang ditembak mati oleh Polisi diraja Malaysia, memiliki dokumen resmi yakni paspornya tertulis beralamat di Praya, Lombok Tengah- NTB.”Untungnya, BMI Lumajang memberi tahu,” ungkapnya.

Hasbullah yang selama 7 tahun di Malaysia memiliki dokumen resmi, bahkan juga berasuransi. Berbeda dengan Sumardiono, memiliki dokumen palsu. “Jadi mereka berdokumen, untungnya hasbulla ada keluarga yang hubungi kami, sehingga tidak salah kirim ke NTB,” jelas Lily.

Pemulangan, Hasbullah dengan pesawat Garuda GA 316 lebih awal dibanding Sumardiono dengan pesawat Garuda GA 819. “Pemulangan keduanya tidak bersama, saya bersama Hasbullah,” ungkapnya.

LSM Peduli Buruh Migram hingga saat ini belum menerima laporan penyelidikan kepolisian Malaysia dan RI soal ditembak matinya TKI. “Kami belum terima dari mereka,” pungkasnya.

Sementara, Keluarga TKI Sumardiono menolak dilakukan peliputan oleh pers. “Kalau keluarga Sumardiono enggan diliput oleh pers, karena beralasan berduka,” ujar A’ak Abdullah Al Kudus, aktivis LSM Peduli Buruh Migran Lumajang. [har/kun]

Jum’at, 22 Juni 2012 23:14:29 WIB
Reporter : Harry Purwanto
http://beritajatim.com/detailnews.php/8/Peristiwa/2012-06-22/139315/2_TKI_Lumajang_Ditembak_Mati_Polisi_Malaysia_Berdokumen

Leave a Reply