Kena Kanker Payudara, TKW Tewas Mengenaskan


JAKARTA – Nelangsa benar nasib Hasna, 39, TKW asal Sumbawa Timur ini. Hasna yang diberangkatkan ke Malaysia lima bulan lalu akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (6/9) pukul 17.05 WIB. Ini mengakhiri perjuangannya melawan kanker payudara yang diderita saat bekerja di Malaysia.

Ironisnya, hingga dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pukul 11.00 kemarin (7/9), tidak ada sanak saudara maupun keluarga yang mendampingi. Pemakaman yang layak didapatkan atas bantuan Romo Sunaryo dan LSM Peduli Buruh Migran yang bekerja sama dengan rumah duka Santa Carolus.

Koordinator Peduli Buruh Migran Lily Pujiati menyatakan, pihaknya menyayangkan ketidakpedulian pemerintah terhadap tenaga kerja yang meninggal di RS Koja, Jakarta Utara, tersebut.

”Waktu pemakaman tidak ada yang datang. Dari Departemen Sosial yang hadir hanya Pak Karno. Itu pun tidak menanggung biaya pemakaman, hanya hadir,” ujarnya kemarin.

Lily mengemukakan, penderitaan Hasna bermula ketika mengidap kanker payudara saat bekerja di Malaysia. Tiba-tiba dia merasakan sakit di payudara sebelah kanan, kemudian minta majikan memulangkannya ke Indonesia.

”Akhirnya, Hasna dipulangkan oleh majikannya lewat Imigrasi dan dibawa ke penampungan sementara di Semenyih (Selangor, Malaysia). Hasna menunggu di penampungan selama empat minggu sambil menahan sakit tanpa diberi layanan kesehatan,” paparnya.

Setelah itu, Hasna dipulangkan ke Indonesia lewat Tanjung Pinang. ”Hasna tiba di Tanjung Priok dalam kondisi lemah fisik maupun psikis. Hal itu ditandai dengan kondisi payudara sebelah kanan pecah dan terus mengeluarkan darah. Kedua kakinya bengkak-bengkak,” ungkapnya. (iw/oki)

Jawa Pos, 8 September 2008

Foto: Peduli Buruh Migran

Leave a Reply